Y L K A
Media & Materi / Use Your Talents Memberikanku Kesempatan untuk Berkarya

Use Your Talents Memberikanku Kesempatan untuk Berkarya

Nama saya Eva Masrita Sitepu, seorang ibu rumah tangga berusia 38 tahun dari Desa Silantom Tonga, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara. Sehari-hari saya bekerja sebagai petani dan melayani sebagai guru Sekolah Minggu di GKPA (Gereja Kristen Protestan Angkola).

Sebagai guru Sekolah Minggu yang tidak memiliki latar belakang pendidikan teologi, saya sering merasa kesulitan mengajar anak-anak tentang dasar iman. Dibutuhkan kreativitas, keceriaan, dan kebijaksanaan untuk menjawab pertanyaan mereka dengan benar dan sesuai Alkitab. Apalagi ditambah dengan beberapa persoalan internal di pelayanan, saya sering merasa lelah dan sempat beberapa kali menulis surat pengunduran diri untuk berhenti dari pelayanan.

Hingga pada 12 April 2024, saya mendapat telepon dari Kak Nova, teman yang bekerja di Rumah Pintar Raukbosi. Ia mengajak saya ikut kegiatan Use Your Talent (UYT) yang diadakan oleh YLKA di Medan. Tanpa berpikir panjang, saya langsung minta didaftarkan. Pada 19 April 2024 saya tiba di Medan, mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 21 April.

Di acara itu, saya bertemu dengan banyak orang hebat yang memiliki talenta luar biasa. Awalnya saya merasa tidak punya talenta apa-apa. Namun, melalui sesi motivasi dan kegiatan kreatif yang diberikan, saya mulai menyadari bahwa setiap orang bisa berkarya asalkan mau mencoba. Saya belajar bahwa melayani bukan tentang fokus pada masalah, tetapi pada tujuan pelayanan itu sendiri.

Sepulang dari kegiatan, saya kembali melayani di gereja dengan semangat dan cara pandang yang baru. Salah satu langkah nyata yang saya ambil adalah menghidupkan kembali pelayanan multimedia di tingkat resort (gabungan beberapa gereja) yang sempat vakum selama 4 tahun sejak suami saya, yang dulu mengelolanya, meninggal dunia. Padahal saya tidak memiliki latar belakang di bidang ini.

Dengan peralatan seadanya dan belajar dari Pdt  Adven Sagala serta belajar sendiri melalui media Youtube, saya mulai memproduksi konten dan melakukan live streaming ibadah sehingga jemaat di perantauan dapat ikut beribadah. Multimedia juga menjadi sarana menyampaikan informasi jemaat, membagikan renungan harian, dan membuat ibadah Sekolah Minggu lebih menarik dengan video dan audio yang kreatif. Bahkan anak muda di gereja mulai tertarik, karena pesan rohani dapat dikemas dengan bahasa yang relevan bagi mereka.

Kini saya sadar, setiap orang memiliki talenta yang berharga, hanya saja kadang kita belum menemukannya. Pengalaman di UYT membantu saya melihat bahwa Tuhan sudah memperlengkapi kita, dan tugas kita adalah menggunakannya untuk memberkati orang lain. Terima kasih kepada YLKA yang telah membantu saya menemukan kembali api pelayanan dan menjadi garam di gereja saya.

Eva Masrita Sitepu, Peserta UYT Nasional 2024

Editor : Damai Purba

Artikel lainnya

ylka

Rumah Baca Hambila Humba

Akhirnya setelah melalui proses yang panjang, rumah baca Hambila Humba pun bisa pakai oleh ana...

ylka

Bukan Sekedar Penulis Cilik

Adakah di antara anda yang pernah bercita-cita menjadi penulis? Atau apakah anak anda bercita-...

ylka

MUSIK : Cerita Cipta dan Cinta

Berapa banyak pembaca ini yang menyukai musik? Mungkin Anda salah satunya. Beberapa orang menj...